SEKILAS INFO

     » Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan 1437 H      » Jl. Mastrip No. 23 Madiun. Telp. / Fax : 0351 - 462927      » Kami Memberikan Pelayanan dengan Sepenuh Hati      » Selamat Datang di Website Dinas Peternakan Dan Perikanan
Kamis, 25 Juni 2015 - 10:26:51 WIB
4 BAHAN PAKAN AYAM KAMPUNG SEBAGAI SUMBER ENERGI

Diposting oleh : drh. Syaiful Ratmus
Kategori: ARTIKEL MANAJEMEN TERNAK - Dibaca: 2 kali

Didalam penyusunan pakan unggas terutama ayam kampung, dua bahan yang perlu diperhatikan oleh para peternak, yaitu: bahan pakan sumber energi dan sumber protein. Ada 4 bahan pakan ayam yang mengandung sumber energi yaitu :

1.Dedak

Dedak yang berasal dari limbah olahan padi ini sangat cocok dijadikan bahan pakan (biasa disebut juga bekatul). Sebab, kandungan energi metabolismenya berkisar antara 700-2.500 kkal/kg dan kandungan seratnya 12%. Kandungan tersebut cukup tinggi sebagai bahan pakan. Berbeda dengan ayam ras yang pemakaiannya dibatasi antara 5-10%, bahan pakan ini bisa dipakai untuk ayam kampung maksimal 65%.

2. Onggok

Onggok yang berasal dari limbahan olahan singkong menjadi tepung tapioka ini cukup banyak juga kandungan energi metabolismenya lebih kurang 2.956 kkal/kg. Namun, pemakaian maksimalnya dibatasi hanya 5-10% saja.

3. Pollard

Pollard yang merupakan limbah olahan gandum menjadi tepung terigu ini juga cocok dijadikan bahan pakan ayam kampung (biasa disebut dedak gandum). Namun harap dicatat, penggunaannya mesti sangat dibatasi,meskipun kandungan energi metabolismenya berkisar antara 1.140-2.600 kkal/kg, tapi kandungan serat yang dimilikinya dapat membuat ayam mencret.

4. Jagung Kuning

Di Indonesia dikenal tiga jenis jagung, yakni: jagung merah, jagung putih, dan jagung kuning. Tapi, jagung kuning-lah yang memiliki kandungan nutrisi paling besar dibandingkan dua lainnya karena kandungan energi metabolismenya mencapai 3.360 kkal/kg. Sayangnya, harganya lumayan mahal (terlebih jika digunakan peternak ayam pemula). Karena itu, pemakaiannya dibatasi 20-40% saja dari total ransum demi penghematan. Selamat mencoba, semoga sukses. Amin...! (oleh : drh. Syaiful Ratmus; dari berbagai sumber)