SEKILAS INFO

     » Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan 1437 H      » Jl. Mastrip No. 23 Madiun. Telp. / Fax : 0351 - 462927      » Kami Memberikan Pelayanan dengan Sepenuh Hati      » Selamat Datang di Website Dinas Peternakan Dan Perikanan
Selasa, 13 Oktober 2015 - 10:03:25 WIB
INDONESIA WASPADA PENYAKIT MULUT DAN KUKU (PMK)

Diposting oleh : drh. Syaiful Ratmus
Kategori: Bidang Kesehatan Hewan - Dibaca: 392 kali

Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) merupakan salah satu penyakit yang harus di waspadai di dunia, oleh karena itu pembebasannya harus melalui Badan Kesehatan Hewan Dunia (OIE). Penyakit ini sangat berdampak kepada sosioekonomi dan budaya. Menurut Naipospos (2013) Kerugian ekonomi, soaial dan budaya akibat penyakit ini bisa mencapai Rp. 9,64 trilyun apabila wabah terjadi disalah satu wilayah padat populasi sapi/kerbau di Indonesia

Tingkat mobiditas penyakit ini 100 % dan dapat menyebar melalui aerosol (udara) atau kontak. Dapat ditularkan melalui lalu lintas eksport/import hewan, produk hewan, benda maupun orang yang terkontaminasi atau tertular virus. Mengingat Indonesia secara geografis merupakan daerah yang terkepung negara tertular PMK yaitu Malaysia, Vietnam, Cambodia, Laos, Thailand dan Myanmar, maka saat ini Indonesia melakukan gerakan "Indonesia Waspada Penyakit Mulut dan Kuku" . Dan baru-baru ini Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan melakukan kegiatan Bimbingan Teknis Kesiagaan Darurat Veteriner Indonesia dengan melakukan Simulasi Penyakit Mulut dan Kuku di Yogyakarta mulai dari tanggal 7-9 Oktober 2015 yang di ikuti oleh peserta dari perwakilan Provinsi Jawa Timur, Jawa Tengah dan DIY. Dari Provinsi Jawa Timur di wakili oleh 8 orang yang salah satunya dokter hewan dari Puskeswan Jiwan yaitu Drh. Syaiful Ratmus.

Kabupaten Madiun sebagai salah satu daerah di Jawa Timur yang populasi ternak sapinya cukup padat hampir mencapai 60.000 ekor sapi patut mewaspai penyakit ini. Untuk mencegah masuknya penyakit ini masuk ke daerah Kabupaten Madiun, maka perlu dilakukan pencegahan sedini mungkin dengan cara meningkatkan pengawasan lalu lintas ternak dari daerah lain yang masuk ke Kabupaten Madiun serta melakukan pendeteksian dini dengan cara melaksanakan surveilans syndromik terhadap populasi ternak di Kabupaten Madiun. Semoga Kabupaten Madiun bisa terbebas dari masuknya bahaya Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Amin...!!!.

(oleh : drh. Syaiful Ratmus)